DETERMINAN PENGGUNAAN LAYANAN PINJAMAN PEER-TO-PEER PADA GENERASI Z: STUDI EMPIRIS TENTANG PERAN LITERASI KEUANGAN, PERSEPSI KEMUDAHAN, PERSEPSI RISIKO, DAN FEAR OF MISSING OUT
DOI:
https://doi.org/10.23960/jpb.v7i1.159Keywords:
Literasi Keuangan, Persepsi Kemudahan, Persepsi Risiko, FoMO, Peer to PeerAbstract
Studi ini mengkaji dampak literasi keuangan, persepsi kemudahan penggunaan, persepsi risiko, dan fear of missing out (FoMO) terhadap adopsi platform pinjaman peer-to-peer di kalangan Generasi Z di Bandar Lampung. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data diperoleh melalui survei daring yang disebarkan via media sosial, dengan sampel terdiri dari 100 responden Generasi Z di Bandar Lampung. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS. Penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan, persepsi kemudahan, dan FoMO memiliki arah hubungan positif yang signifikan terhadap penggunaan platform pinjaman peer-to-peer. Sebaliknya, persepsi risiko menunjukkan arah hubungan negatif yang signifikan. Hasil ini memberikan wawasan berharga tentang faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi keuangan di kalangan generasi muda, dengan implikasi potensial bagi pengembangan dan pemasaran layanan keuangan digital
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Perspektif Bisnis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


